_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"wizamisasi.com","urls":{"Home":"https://wizamisasi.com","Category":"https://wizamisasi.com/category/bisnis/","Archive":"https://wizamisasi.com/2016/12/","Post":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-jelly-art/","Page":"https://wizamisasi.com/kontak-admin/","Attachment":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-slime/membuat-slime-dari-bedak-bayi/","Nav_menu_item":"https://wizamisasi.com/1852/","Feedback":"https://wizamisasi.com/?post_type=feedback&p=2020"}}_ap_ufee

Tips Belajar Drum Secara Otodidak

Drum merupakan salah satu instrument alat musik yang berperan sangat penting dalam dunia permusikan terutama di era modern ini. Sebagai buktinya adalah lebih dari 95% lagu/hits yang beredar di pasaran baik yang kita dengar di radio, TV atau media apapun di dunia ini.

Mereka semua menggunakan drum sebagai alat (musik) pengiring berupa acoustic drum, drum elektrik, dan drum machine. Sebagai buktinya lagi, apabila kita melihat pertunjukan tanpa adanya seperangkat drum diatas panggung, secara langsung kita akan mengetahui bahwa tidak ada live band yang akan bermain.

Dari  dua hal diatas dapat kita simpulkan bahwa betapa besar peranan alat musik drum. Baik ditinjau sebagai perangkat dalam industri rekaman dan juga sebagai identitas sebuah band saat penampilan di atas panggung.

Tentunya drum mempunyai  fungsi utama yaitu untuk menentukan dan memberikan tempo pada alunan musik. Di sini saya akan berbagi mengenai tips belajar drum secara otodidak. Berikut inilah tips yang sudah saya rangkum.

1. Latihan Rudiment Dasar

Latihan Rudimenet

i.ytimg.com

Wajib bagi seorang drummer menguasai  teknik ini. Karena merupakan teknik dasar pukulan-pukulan stick yang nantinya akan digunakan pada permainan drum. Beberapa jenis rudiment yang paling banyak dipelajari oleh para drummer yaitu single stroke, double stroke, paradidle, dan flam accent.

Untuk berlatih rudiment kita memerlukan sebuah  drumpad. Kenapa harus menggunakan drum pad? Karena jika kita berlatih rudiment dengan snare drum, maka kita harus menyiapkan peredam suara terlebih dahulu di ruangan latihan. Tujuannya adalah agar tidak mengganggu tetangga.

Tentu ini membutuhkan cost yang lebih banyak. Berbeda dengan snare drum, drum pad  berukuran sangat mini dan tentunya lebih mudah untuk dibawa kemana-mana. Metronome berfungsi sebagai pengatur ketukan notasi, untuk itu metronome memiliki peranan penting untuk drummer pemula yang ingin belajar tempo.

2. Latihan yang Rutin

Latihan Rutin

richardbaughman.com

Sangat berbeda antara drummer otodidak dan drummer yang les di sekolah musik. Drummer otodidak hanya mengatur jadwal latihan mereka sesuai dengan mood. Lain  halnya dengan drummer yang belajar di sekolah musik, jadwal latihan mereka lebih tertata rapi.

Oleh karena itu setidaknya seorang drummer otodidak harus berlatih sekali dalam dua hari. Karena latihan yang rutin akan membuat otot tangan kita menjadi tidak kaku. Sehingga tangan kita akan lebih leluasa saat memainkan drum.

3. Menonton Video Tutorial Drum di Youtube

Cobus Potgieter Drum Cover

i.ytimg.com

Ada banyak cara untuk belajar drum, salah satunya melalui Youtube. Youtube bisa kita manfaatkan sebagai sumber referensi disaat kita bingung menentukan mana cara yang benar dan mana yang salah. Seorang kontibutor tutorial drum, Iman Prabawa berbagi ilmunya melalu media ini.

Tinggal kita search aja di Youtube dengan keyword “Iman Prabawa” maka muncullah di bagian bawah kotak pencarian sebuah profil akun Iman Prabawa, Nah didalam akun tersebut kita bisa menemukan beragam video tips-tips belajar drum yang beliau bagikan.

Khusus jika kita ingin menonton drum cover,  ketik di kolom pencarian Youtube dengan keyword “Cobus Potgieter” atau “Dedlebag”. Bisa dibilang, menonton drum cover sangat bermanfaat untuk mengasah soft skill gaya bermain kita.

4. Bergabung di Komunitas Drummer

Komunitas

rack.3.mshcdn.com

Belajar drum sendirian kadang membuat kita menjadi malas. Terlebih disaat kita mulai bosan dan jenuh. Nah, cara untuk mengatasi permasalahan itu yakni dengan bergabung dengan komunitas drummer.

Di Sidoarjo sendiri sudah ada sebuah komunitas drummer. Berlokasi di Alun-alun, mereka biasanya tampil di hadapan para masyarakat yang sedang melakukan car free day.

5. Jangan Putus Asa

Jangan Menyerah

wellspiritconsulting.com

Sudah lama latihan tapi tidak ada kemajuan? Tenang, mungkin ada yang perlu diperbaiki dalam proses latihanmu. Cobalah untuk flashback dimanakah titik kesalahan yang kita abaikan pada proses latihan. Jangan sampai kesalahan itu dibiarkan dan menjadi kebiasaan.

Balik lagi di poin dua, jadi kalau kita bingung menentukan mana cara yang benar dan yang salah cukup hanya melihat video tutorial drum di Youtube saja.

Paling tidak kamu harus mempunyai seorang teman yang sudah pernah les atau mahir bermain drum, cobalah untuk meminta waktunya sebentar untuk membenahi di manakah kesalahan yang sering kamu lakukan. Setelah itu tanyakan bagaimana cara memperbaiki kesalahan tadi agar tidak terulang lagi.

6. Jangan Terlalu Fokus Mengejar Kecepatan

Sabar

carolecgood.com

Kebanyakan para drummer pemula sering terburu-terburu untuk bisa menguasai double-pedal, blast beat, groove dan fill-in dan lain sebagainya. Nah, ini yang harus dihindari!

Menurut Mas Iman Prabawa, belajar drum sama halnya kayak kita belajar nyetir motor. Pas awal-awal naik motor, biasanya kita nyetir pelan-pelan dulu kan? Nah kalau udah keseringan alias jam terbangnya udah mulai banyak, baru deh mulai bisa ngebut di jalan raya.

Intinya adalah ngga usah terlalu fokus mengejar kecepatan, hanya dengan rutin latihan pastinya otot-otot yang ada ditangan kita menjadi lemas dan otomatis semakin hari akan menambah kecepatan permainan drum.

3 Comments

  1. winda puspita 25 Agustus 2015
  2. Wizam Robbani 25 Agustus 2015
  3. Bimo 31 Maret 2016

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: