_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"wizamisasi.com","urls":{"Home":"https://wizamisasi.com","Category":"https://wizamisasi.com/category/bisnis/","Archive":"https://wizamisasi.com/2016/12/","Post":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-jelly-art/","Page":"https://wizamisasi.com/kontak-admin/","Attachment":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-slime/membuat-slime-dari-bedak-bayi/","Nav_menu_item":"https://wizamisasi.com/1852/","Feedback":"https://wizamisasi.com/?post_type=feedback&p=2020"}}_ap_ufee

Penyebab Penyakit Kaki Gajah dan Ciri-cirinya

PENYAKIT KAKI GAJAH – Infeksi terhadap cacing filaria menjadi paling utama dalam penyebab penyakit kaki gajah. Penularan cacing tersebut melalui berbagai jenis nyamuk. Jika dipahami kembali, infeksi dari penyakit ini bersifat kronis dan menahun. Penderita yang tidak mendapatkan pengobatan atau perawatan segera akan mengalami kondisi terparah bahkan bisa saja berujung dengan keadaan cacat permanen.

Namun, maksud dari cacat di atas adalah pembesaran yang terjadi pada bagian kaki, alat kelamin atau bagian-bagian lain. Penyakit ini tidak pandang bulu, baik pria maupun wanita mereka bisa saja terserang infeksi cacing filaria.

Penyebab Penyakit Kaki Gajah dan Gejalanya

Penyebab Penyakit Kaki Gajah dan Gejalanya

cnn.com

Penyakit menular ini biasanya disangkut pautkan dengan beberapa efek lain. Sifat penyakit kaki gajah yang cenderung kronis membuat siapa saja bisa terserang dengan mudah. Pembengkakan pada bagian cacat yang terserang juga akan menyebabkan penderita mengalami gangguan perkembangan psikologis.

Hampir sudah dapat dipastikan, jika seseorang yang sudah terkena penyakit kaki gajah tentu sudah tidak akan mampu lagi beraktifitas layaknya keseharian rutin.

Kasus fliariasi sudah banyak ditemukan di hampir semua wilayah Indonesia. Tak hanya di lingkungan pendesaan, akan tetapi wilayah perkotaan pun kini juga ikut terserang. Ada 3 jenis nyamuk dari penyebab masuknya cacing flarialis, yakni Brugia, Malay, Brugio Timur dan Wuchereria Bancrofti. Seperti yang kita ketahui diatas jika masuknya cacing fliaris merupakan penyebab utama dari terserangnya penyakit kaki gajah.

Terlebih lagi jika penyakit kaki gajah dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Sehingga jika ada anggota keluarga penderita nyamuk vector, maka anggota keluarga lainnya pun juga akan digigit.

Gejala dari penyakit kaki gajah adalah penderita akan mengalami demam secara berulang-ulang hingga lebih dari 5 hari. Seiring berjalannya waktu, demam akan timbul dan tenggelam secara bergantian. Selang beberapa waktu kemudian, pembengkakan akan terjadi pada kelenjar getah bening.

Setelah orang tersebut digigit oleh nyamuk vector, kemudian larva berkembang dan mencari makan dari darah si penderita. Perkembang biakan larva menjadi cacing membuat kondisi penderita manjadi lebih parah. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan dengan segera sebelum terjadinya pembengkakan atau pembesaran di bagian yang sudah terinfeksi.

Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

fisherpaykel.com

Cara Paling Ampuh dalam mencegah penyakit kaki gajah yaitu dengan membiasakan pola hidup sehat dan bersih. Oleskan pelembab anti nyamuk di beberapa area kulit untuk mencegah gigitan nyamuk vector. Pastikan semua media perkembangbiakan nyamuk sudah tidak ada lagi dan jangan biarkan semak belukar tumbuh di sekitar halaman rumahmu.

Informasi Kesehatan

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: