Beli Motherboard Dulu atau Processor Dulu?

Komponen yang berkaitan erat dengan prosesor adalah motherboard. Apa hubungannya? Jika prosesor diibaratkan otak, maka motherboard juga bisa diibaratkan sebagai sistem saraf yang berfungsi membawa data antar peranti di komputer.

Apa isi Motherboard?

Motherboard

pixabay.com

Didalam motherboard, terisi beberpa rangkaian sirkuit elktronika yang berfungsi sebagai jalur penghubung transfer data antarkomponen, seperti processor dengan memory, hard disk, drive optik (baik CD atau DVD), kartu ekspansi dan lainnya. Selain berfungsi sebagai penyalur data, motherboard juga mampu untuk me-relay energi listrik yang diperlukan dalam pengoperasian komputer sebagai pemberi daya pada peranti lain.

Hubungan Motherboard dan Processor

Motherboard dan Processor

pixabay.com

Baca Juga : Tutorial Lengkap Cara Shutdown Otomatis di Windows 7 / 8

Sudah wajib hukumnya jika motherboard yang kamu pilih harus kompatibel dengan processor itu sendiri. Misalnya untuk processor Intel Core i3, maka motherboardnya harus cocok dengan socket processor Intel Core i3. Hal ini tidak hanya berlaku pada processor Intel saja, melainkan processor AMD juga demikian.

Terkadang motherboard hanya bisa mendukung beberapa processor dengan tipe-tipe tertentu. Namun bukan berarti tipe processor yang lain tidak bisa masuk ke dalam socket. Kerusakan sirkuit akan terjadi jika processor dari merk lain dipaksakan untuk masuk kedalam socket yang berbeda. Jadi, pastikan terlebih dahulu tipe socket processor mana yang akan kamu beli, lalu cocokkan socket itu dengan tipe processor yang ada.

Upgrade Processor dan Motherboard

Motherboard dan Processor

tomshardware.com

Hubungan antar processor dengan motherboard memang sangatlah terbukti erat. Ini dikarenakan letak processor itu sendiri yang berada di bagian sentral dari motherboard atau biasa disebut Socket Processor. Socket Processor ini memiliki beberapa tipe tertentu. Salah satunya adalah Processor Zero Insertion Force (ZIF), processor ini bisa dimasukkan ke motherboard tanpa harus menekan terlebih dahulu.
Motherboard dengan jenis processor terbaru pastinya akan menggunakan tipe socket yang baru pula. Oleh karena itu, motherboard/komputer yang berusia lebih dari satu tahun biasanya kesulitan untuk meng-upgrade bagian processornya saja. Setidaknya dibutuhkan motherboard berserta processornya untuk melakukan peng-upgrade-an hardware secara maksimal.

Merek Motherboard

Merk Motherboard

pixabay.com

Berbanding terbalik dengan motherboard, merek processor yang ada dipasaran ternyata lebih bervariasi. Produsen motherboard seperti AMD dan Intel juga memproduksi motherboard, namun kamu tidak hanya bisa menggunakan motherboard dari satu pabrikan yang sama dengan processor. Kamu bisa bebas memilih pabrikan lain jika memang menginginkannya.

Baca Juga : Pengertian Jaringan LAN, Lengkap dengan Cara Instalasinya

Berikut beberapa produsen motherboard yang sudah saya rangkum ini bisa kamu jadikan sebagai referensi sebelum membeli motherboard.

  • Acer Inc.
  • Albatron
  • AOpen
  • ASUS
  • ASRock
  • Biostar
  • Chassis Plans
  • DFI
  • Elitegroup Computer Systems (ECS atau PCChips)
  • EpoX
  • First International Computer
  • Foxconn
  • Gigabyte Technology
  • Intel
  • IWill
  • Jetway
  • Leadtek
  • Manli
  • Magic-Pro
  • Micro-Star International
  • Powercolor
  • Shuttle Inc.
  • Soyo Group Inc.
  • Universal abit (dulu Abit)
  • VIA Technologies

Dan berikut ini adalah beberapa pembuat chipset untuk motherboard, seperti:

  • Intel
  • AMD
  • Nvidia
  • Via Technologies
  • Silicon Integrated System (SIS)

Kamu bisa memilih processor dahulu kemudian memilih motherboardnya, atau kebalikannya yakni memilih motherboard dulu baru memilih processor yang kompatibel. Tapi alangkah baiknya jika saya rekomendasikan untuk memilih processor dulu baru kemudian memilih motherboard yang cocok.

Nah, dari sini kita sudah tahu seberapa pentingnya processor dan motherboard ini dalam suatu komponen komputer. Performa komputer sangat dipengaruhi oleh kedua komponen tersebut. Jika motherboard dan processor berkualitas, maka komputer pun akan lebih cepat dan responsif. Begitu juga sebaliknya.

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: