_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"wizamisasi.com","urls":{"Home":"https://wizamisasi.com","Category":"https://wizamisasi.com/category/bisnis/","Archive":"https://wizamisasi.com/2016/12/","Post":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-jelly-art/","Page":"https://wizamisasi.com/kontak-admin/","Attachment":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-slime/membuat-slime-dari-bedak-bayi/","Nav_menu_item":"https://wizamisasi.com/1852/","Feedback":"https://wizamisasi.com/?post_type=feedback&p=2020"}}_ap_ufee

Tipe Manakah Kepribadian Kamu? Introvert, Ekstrovert atau Ambivert.

Manusia pada dasarnya mempunyai watak dan kepribadian masing-masing. Umumnya watak seseorang berasal dari keturunan induk. Namun tak jarang juga ada anak yang lahir dari induknya yang sama namun berbeda watak, justru anaknya sendiri yang mempunyai watak hampir mirip dengan sanak saudara induknya. Lain halnya dengan kepribadian yang terbentuk oleh lingkungan. Kepribadian seseorang akan menjadi baik bila lingkungannya baik, begitu juga sebaliknya. Nah disini saya akan membahas beberapa jenis kepribadian yaitu Ekstrovert, Introvert dan Ambivert. Untuk lebih jelasnya, simak tulisan dibawah ini.

1. Introvert

Kepribadian Introvert

citydesert.files.wordpress.com

Cenderung banyak berpikir namun sedikit beraktifitas, itulah kepribadian dari Introvert. Orang yang memiliki kepribadian ini biasanya lebih menyukai tempat yang sepi dan tenang dibandingkan berkumpul/bersosialisasi dengan orang banyak sekaligus.

Beberapa ciri dari Introvert diantaranya yaitu:
  1. Suka menyendiri.
  2. Kaku.
  3. Sulit Bergaul.
  4. Tidak bisa diajak bercanda/selera humor rendah.
  5. Mudah berimajinasi.
  6. Mau berinteraksi langsung hanya dengan 1 orang.
  7. Jarang bercerita, karena lebih suka mendengarkan cerita orang lain.
  8. Menyukai kegiatan yang bersifat ketenangan. seperti membaca, nonton film, main game dan lain sebagainya.
  9. Jarang banyak bicara, sekali bicara langsung ngga nyambung.
  10. Berpikir dulu baru bicara atau berpikir dulu baru melakukan sesuatu.
  11. Lebih mudah mengutarakan perasaan melalui status sosial media.

Nah, permasalahan vital dari orang yang memiliki kepribadian ini adalah mereka sulit membuka obrolan dan kurang percaya diri saat bertemu dengan orang yang baru dikenal. Kita setuju bahwa setidaknya manusia harus aktif dalam bersosialisasi untuk mencapai kesuksesan. Namun tahukah kamu bahwa pribadi Introvert sebenarnya tidak menghalangi seseorang untuk maju? Contoh Mahatma Gandhi dan Bill Gates. Ternyata mereka adalah orang-orang besar yang berkepribadian Introvert.

2. Ekstrovert

Kepribadian Ekstrovert

www.aspire-canada.com

Berbalik dengan Introvert. Pribadi Ekstrovert lebih cenderung banyak bersosialisasi. Berkumpul dengan banyak orang dan aktif saat berinteraksi merupakan cara extrovert untuk terbuka dengan lingkungannya. Karena mereka sangat jarang untuk banyak berfikir, mereka sendiri lebih memilih untuk banyak beraktifitas di luar rumah ketimbang hanya berdiam diri di dalam rumah.

Beberapa ciri dari Ekstrovert diantaranya yaitu:
  1. Suka Pergaulan.
  2. Percaya diri (terkadang sampai berlebihan).
  3. Memiliki selera humor tinggi.
  4. Lebih menyukai bekerja secara tim ketimbang individu.
  5. Lebih banyak bercerita, karena mempunyai  pengalaman yang banyak.
  6. Senang beraktifitas di luar rumah.
  7. Menyukai kegiatan yang bersifat keramaian. Seperti nonton konser, nongkrong, touring dan lain sebagainya.
  8. Berbicara dulu lalu berpikir atau melakukan sesuatu dulu lalu berpikir.
  9. Tidak kesulitan saat membuka obrolan dengan orang baru.
  10. Lebih mudah mengutarakan perasaan melalui ucapan.

Dari beberapa ciri di atas dapat disimpulkan bahwa pribadi Ekstrovert memang cocok berprofesi sebagai seorang public speaking. Contoh beberapa orang yang sukses dengan pribadi Ekstrovert yaitu Sule, Andre Taulany, Arie Untung dan beberapa para artis dan seniman yang berkecimpung dalam dunia entertainment.

3. Ambivert

Kepribadian Ambivert

pixel.nymag.com

Perpaduan dua kepribadian antara Introvert dan Ekstrovert membentuk sebuah kepribadian yang unik yaitu Ambivert. Orang yang memiliki kepribadian ini cenderung dapat berubah ubah, dari Introvert ke Ekstrovert dan begitu juga sebaliknya. Kepribadian ini bisa dibilang baik, karena mereka mampu menyesuaikan diri saat berinteraksi dengan Introvert dan ekstrovert. Lain halnya dengan Introvert yang sukar bergaul sedangkan Ekstrovert malah sebaliknya.

Sayangnya, kepribadian ini  ternyata memiliki kelemahan. Pribadinya yang dipadu oleh Introvert dan Ekstovert membuat ambivert menjadi agak moody saat melakukan sesuatu. Ini dikarenakan oleh sifatnya sendiri yang selalu berubah-ubah.

Kalo untuk penulis sendiri, saya termasuk pada tipe kepribadian Ambivert.  Jadi, manakah kepribadianmu?

2 Comments

  1. Putri Apriani 24 Agustus 2015
  2. sehatisme 24 Agustus 2015

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: