_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"wizamisasi.com","urls":{"Home":"https://wizamisasi.com","Category":"https://wizamisasi.com/category/bisnis/","Archive":"https://wizamisasi.com/2016/12/","Post":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-jelly-art/","Page":"https://wizamisasi.com/kontak-admin/","Attachment":"https://wizamisasi.com/cara-membuat-slime/membuat-slime-dari-bedak-bayi/","Nav_menu_item":"https://wizamisasi.com/1852/","Feedback":"https://wizamisasi.com/?post_type=feedback&p=2020"}}_ap_ufee

Gambar Pemandangan Indonesia

 

Gambar Pemandangan Gunung Indonesia

Bumi Nusantara merupakan satu dari sekian banyaknya dataran yang memiliki jumlah gunung aktif terbanyak di sekitar benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Hal ini disebabkan karena letak Indonesia yang berada di jalur Ring of Fire. Oleh karena itu, keberadaan gunung di tanah air sudah menjadi sesuatu yang takkan pernah terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.

1. Gunung Bromo

Gunung Bromo - Gambar Pemandangan Indonesia

Gunung Bromo | via jogjadriveranton.com

Masyarakat Jawa Timur pasti sudah tidak asing lagi dengan gunung yang satu ini. Yaps, Gunung Bromo. Dengan ketinggian 2.329 meter diatas permukaan laut, gunung yang terletak di Probolinggo ini sudah digadang-gadang menjadi objek wisata utama Jawa Timur.

Lembah dan ngarai yang bertautan dengan lautan pasir seluas 10 kilometer persegi membuat area pegunungan ini berada dalam 4 wilayah kabupaten sekaligus, yakni Kab. Pasuruan, Kab. Lumajang, Kab. Malang dan Kab. Probolinggo.

Kawah Gunung Bromo memiliki panjang garis tengah utara dan selatan sekitar 800 meter, sedangkan untuk panjang garis tengah timur dan barat sekitar 600 meter. Sepanjang abad 20 hingga 21, Gunung Bromo telah meletus puluhan kal dengan jarak waktu yang teratur, yakni 30 tahun. Tahun 1974 menjadi letusan terbesar bagi Gunung Bromo, sedangkan letusan terakhir terjadi pada tahun 2011.

 

2. Puncak Jaya Wijaya

Puncak Jaya Wijaya - Gambar Pemandangan Indonesia

Puncak Jaya Wijaya | via twicsy.com

Di pegunungan Barisan Sudirman Papua, terdapat sebuah gunung tertinggi di Indonesia bernama Puncak Jaya. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 5.030 mdpl. Selain menjadi gunung tertinggi di Indonesia, Puncak Jaya juga dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Oseania bahkan masuk dalam daftar 10 gunung tertinggi di dunia.

Puncak Jaya dikenal dengan berbagai sebutan baik dari pihak asing maupun lokal, seperti Puncak Carstensz, Piramida Cartensz dan Puncak Jayadikesuma. Lain halnya dengan masyarakat lokal yang menamakannya sebagai Ngga Pulu, Ndungundugu dan Nemangkawi.

Puncak Jaya menjadi satu-satunya puncak gunung di Indonesia yang tempatnya masih dikerumuni oleh salju. Sayang, kepulan salju tersebut terancam lenyap karena pemanasan global yang semakin parah seperti halnya pada Puncak Mandala.

 

3. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci - Gambar Pemandangan Indonesia

Gunung Kerinci | via aldarico.net

Selain Puncak Jaya, di perbatasan antara Provinsi Sumatera Barat dan Jambi ada sebuah gunung tertinggi yakni Gunung Kerinci. Memiliki tinggi 3.805 mdpl, Gunung Kerinci rupanya menjadi habitat dari beragam satwa langka di Indonesia seperti harimau dan badak.

Tak heran memang jika di gunung ini terdapat sebuah Taman Nasional Kerinci Seblat untuk melindungi kedua satwa tersebut dalam habitatnya. Untuk pertama kalinya, puncak gunung ini berhasil didaki oleh turis asing bernama Veth dan von Hasselt pada tahun 1977 silam.

 

4. Gunung Krakatau

Gunung Krakatau - Gambar Pemandangan Indonesia

Gunung Krakatau | via photo.sf.co.ua

Sebuah kepulauan vulkanik ini masih aktif hingga saat ini. Krakatau merupakan sebuah gunung berapi paling terkenal di dunia yang berada di selat Sunda, yakni perbatasan antara pulau Jawa dan Sumatera. Lokasi krakatau tersebut kini telah ditetapkan menjadi kawasan cagar alam.

Krakatau meledak secara spektakuler pada tahun 1883. Sehingga ledakan tersebut menimbulkan gelombang tsunami besar yang menyebabkan lebih dari 30.000 korban tewas saat itu. Letusan ini kemudian menjadi berita global terbesar pertama seusai jalur telegraf telah tersambung di beberapa benua.

Iklim global pun sempat terpengaruh dengan adanya letusan tersebut. Bahkan dunia sempat menjadi gelap gulita selama 2 setengah hari karena debu vulkanis yang menyelimuti atmosfer. Setahun berikutnya matahari bersinar redup. Debu-debu erupsi pun terlihat di langin New York dan Norwegia.

 

Gunung Merapi - Gambar Pemandangan Indonesia

Gunung Merapi | via 500px.com

Salah satu gunung api teraktif berikutnya adalah Merapi. Gunung ini memiliki ketinggian puncak 2.930 mdpl di tahun 2010. Lokasinya berada di Provinsi Jawa Tengah. Setiap sisinya terbagi dalam beberapa kabupaten seperti Jogja, Magelang, Boyolali, Sleman dan Klaten.

Sejak tahun 2004, kawasan hutan dan sekitar puncaknya telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai Taman Nasional Gunung Merapi. Taman tersebut dikelola agar perlindungan sumber air, sungai beserta penyangga sistem kehidupan tetap terjaga.

Berdasarkan catatan modern, gunung Merapi dianggap sangat berbahaya karena telah mengalami erupsi hampir 2 sampai 5 tahun sekali. Bahkan di tahun 1548, tercatat gunung ini sempat meletus sebanyak 68 kali. Terlepas dari bahaya yang berakibat pada pemukiman padat penduduk sekitar.

 

Gunung Agung - Gambar Pemandangan Indonesia

Gunung Agung | via bali.mehthesheep.com

Gunung Agung memiliki luas kawah yang amat besar dan dalam, terkadang dari kawah tersebut keluar suatu asap dan uap air.

Jika dilihat dari Pura Bersakih, gunung bertipe stratovolcano ini terlihat seperti kerucut meruncing sempurna. Akan tetapi lain halnya jika dilihat di tempat yang lain, gunung Agung akan nampak memanjang diiringi dengan kawah melingkar nan lebar.

Dari puncak gunung Agung, para pendaki bisa melihat gunung Rinjani di sebelah timur pulau Lombok. Meskipun tidak terlihat secara jelas karena lokasi puncaknya yang sangat tinggi hingga terselimuti oleh awan.

 

Gunung Semeru - Gambar Pemandangan Indonesia

Gunung Semeru | via mrwallpaper.com

Sumeru atau Gunung Semeru merupakan adalah gunung tertinggi di daratan Pulau Jawa. Tinggi puncaknya, Mahameru yakni sekitar 3.676 mdpl. Gunung Semeru ditetapkan sebagai gunung berapi tertinggi di Indonesia.

Jogring Saloko adalah nama yang disematkan pada kawah puncak Gunung Semeru. Dari segi administratif, gunung ini masuk dalam wilayah dua kabupaten, yaitu Kab. Lumajang dan Kab. Malang.

Di puncak Mahameru, kita akan merasakan suhu 4 sampai 10 derajat Celsius. Jika berada pada puncak musim kemarau suhunya akan turun menjadi 0 derajat Celsius.

Sangat penting bagi para pendaki untuk tidak menuju ke kawah Jogring Saloko beserta sisi sebelah selatannya. Karena pada area tersebut terdapat aliran lahar dan gas beracun atau wedhus gembel.

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: