From Blogspot to WordPress

Cerita ini bermula dari kebiasaan saya membaca buku perpustakaan di pondok pesantren tepatnya pada saat mengenyam bangku SMP . Maklum,waktu itu saya terpaksa menjadi kutu buku di karena kan sudah tidak ada hiburan lagi yang membuat kami betah tinggal di pondok pesantren.

Singkat cerita, saat lulus dari pondok dan seiring banyaknya buku yang terbaca. Saya mulai belajar tentang tata cara penulisan yang benar. Mulai dari cara menyusun kerangka cerita sampai tata cara penggunaan kata yang tepat atau biasa disebut diksi.

Awal Mula Bertemu Blogspot

Blogger

cdn2.ubergizmo.com

Kelas 1 SMK, saya dipertemukan oleh Allah SWT. oleh platform web log ini. Blog ini saya namai “Wizzam Customs” dengan alamat www.wizzamcustoms.blogspot.com. Waktu itu saya masih awam tentang cara operasional dari Blogspot. Kemudian saya mulai searching di google dengan keyword “belajar Blogspot”. Tak lama kemudian saya singgah di sebuah situs yang bernama Buka(n)Rahasia. Situs yang ber url www.buka-rahasia.blogspot.com ini lumayan profesional dalam pengulasan mengenai pengelolaan Blogspot. Nah dari situs itu pula saya mulai bisa otak-atik dashboard blogspot dan sekaligus berkenalan dengan kode HTML. Sungguh tidak ada niatan dari saya untuk mempelajari kode HTML sedikitpun. Karena kode HTML tersebut sulit untuk dipahami secara otodidak. Yang ada hanyalah saya cuman bisa main copy paste dengan kode HTML tersebut ke dalam blog saya.

Puas otak-atik desain HTML dengan jurus copy paste di menu template dan layout Blogspot. Saya mulai mencoba mengisi blog dengan beberapa artikel. Berhubung masih ragu untuk penulisan artikel, terpaksa saya mencoba meng copy paste sebuah artikel dari sebuah situs yang ber url www.indocropcircles.wordpress.com. Menurut saya situs ini mempunyai pembahasan yang menarik mengenai peradaban manusia saat ini.

5 bulan mengenal Blogspot. Saya belajar membuat artikel sendiri dengan judul “Cara Mendaftar Instagram melalui PC”. Sebelum membuat artikel tersebut, awalnya saya hanya iseng mengetik di halaman pencarian google.co.id dengan keyword “cara upload instagram di pc”. Dan hasilnya nihil, yang ada hanya “cara melihat foto instagram melalui PC”. Kemudian saya mencoba untuk searching di google.com dengan keywordupload instagram from pc“. Ternyata situs luar negeri lebih dulu membahas tentang cara ini. Merupakan peluang yang amat besar bagi saya jika menterjemahkan artikel ini ke dalam bahasa Indonesia untuk mencapai peringkat halaman 1 di google.co.id. Karena para blogger di Indonesia sendiri belum ada yang membahas tentang cara tersebut. Tak perlu banyak waktu, mulai lah saya menulis artikel dengan gaya bahasa dan penyampaian saya sendiri. Keesokan hari nya, sungguh tak terduga artikel yang saya buat kemarin muncul pada peringkat di halaman 1 google.co.id dengan keyword “cara mendaftar instagram melalui pc”.

Pageview Traffic

Blogger.com

Angka kenaikan pageview mulai melonjak drastis dan komentar-komentar dari para blogger mulai meramaikan artikel yang saya buat .Yang membuat dulu bangga adalah ternyata situs yang lainnya juga meng copy paste artikel tersebut. Beruntung situs tersebut mencatumkan link blog saya di bagian bawah artikel tersebut. Jadi tidak ada yang perlu di khawatir kan lagi kalau artikel saya dibajak.

Pengenalan dengan WordPress

Hari raya Idul Fitri menjelang. Ada momen dimana masyarakat Indonesia melakukan adat mudik ke daerah kampung nya masing masing. Tak ketinggalan, saya juga mudik di daerah Pasuruan tepatnya ke rumah Kakak Ibu saya, Budhe Ninil . Singkat cerita, sesampainya di rumah Budhe, saya sharing dengan beliau mengenai cara membuat konten yang berkualitas.. Beliau sendiri sudah mempunyai situs web log dengan dashboard WordPress yang ber alamat www.ninilsudarmini.net. Nah dari situ lah saya mulai diperkenalkan dengan WordPress.com. Menurut penuturan Beliau, WordPress mempunyai pengaturan yang lebih profesional ketimbang Blogspot. Namun saya masih belum percaya karena saya masih menganggap Blogspot jauh lebih baik daripada WordPress

Logo WordPress

s.w.org

Berlanjut pada saat kerja di sebuah perusahaan pembuatan website, saya mulai diperkenalkan kembali oleh WordPress.Dan ini yang membuat saya mengakui bahwa kualitas wordpress memang lebih unggul ketimbang Blogspot.

Hingga akhirnya saya mulai akrab dengan wordpress di pertengahan tahun 2015 tepatnya di mana seleksi artikel saya di terima oleh SINTESA. Disini lah mulai berlakunya aturan yakni wajib posting satu artikel yang wajib berisi 500 kata/1 hari. Tentunya ini adalah sebuah tantangan untuk peningkatan kualitas tulisan artikel yang saya buat agar dapat diterima oleh masyarakat luas.

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: