Lakukan Cara Ini, Jamur Lemari Pakaian Hilang Seketika

Jamur pada lemari hampir selalu ada pada saat musim hujan tiba. Kelembaban udara yang lumayan tinggi mengakibatkan pertumbuhan jamur semakin subur pada furniture yang berbahan partikel board. Tak jarang jika jamur yang telah dibersihkan berulangkali tetap bersarang pada dinding-dinding lemari pakaian. Selain itu, kurangnya cahaya pada suatu ruangan juga menjadi faktor pendukung dari pertumbuhan jamur itu sendiri. Dinding lemari yang berjamur pastinya akan membuat kulit kita menjadi gatal-gatal apabila memakai pakaian yang sudah terkena jamur pada dinding lemari tersebut.

Sebelum memulai langkah-langkah pembersihan jamur pada lemari pakaian, pastikan terlebih dahulu jika lemari yang ada pada rumahmu terbuat dari kayu, bukan dari besi atau yang lain.

1. Buka Jendela Ruangan Setiap Hari

Cahaya Matahari Pagi

recipetiffany.com

Hawa yang lembab yang bersumber dari lantai kamar atau suatu ruangan menjadi faktor utama dari penyebab tumbuhnya jamur pada dinding lemari. Oleh karena, itu membuka jendela agar cahaya matahari masuk ke dalam ruangan merupakan cara sederhana untuk mencegah pertumbuhan jamur yang melekat pada dinding lemari. Biasakan membuka jendela ruangan atau kamar pada pagi hari dan sore hari.

2. Gunakan Kayu Sebagai Alas Lemari

Lemari Alas Kayu

cepolina.com

Jangan khawatir jika jamur pada dinding lemarimu tumbuh kembali setelah dibersihkan, karena hanya dengan memanfaatkan kayu kamu bisa menahan pertumbuhan jamur yang berasal dari lantai kamar. Caranya, ukurlah panjang dan lebar lemari terlebih dahulu sebelum memotong kayu yang sudah terbeli. Tujuannya adalah agar ukuran kayu tersebut sesuai dengan panjang lebar lemari yang diberi alas. Setelah kayu terpotong, taruhlah kayu tersebut sebagai alas dibawah lemari.

3. Oleskan Alkohol pada Lemari

Alkohol Kadar 70 - 80 %

detailedimage.com

Selain berfungsi sebagai alat pembersih jamur, ternyata alkohol juga berguna untuk mematikan jamur pada lemari. Sehingga jamur yang sudah diolesi alkohol hampir dipastikan tidak akan tumbuh lagi pada dinding lemari. Siapkan kain kering terlebih dahulu sebelum mengoleskan air alkohol. Gunakan air alkohol yang berkadar 70 hingga 80 persen. Setelah itu basahi kain kering tersebut dengan air alkohol lalu oleskan pada dinding lemari yang berjamur. Setelah mengoleskan alkohol, ada baiknya jika kamu tambahkan dosis kamper pewangi lemari untuk menghalau sisa-sisa dari aroma alkohol yang masih tertempel pada dinding lemari.

4. Lapisi Kayu dengan Pernis atau Melamin

Pernis atau Melamin

diynetwork.com

Jika alkohol masih belum mempan atasi pertumbuhan, sebaiknya kamu beralih dengan penggunaan bahan pelapis bening yang biasa kita kenal dengan pernis atau melamin. Selain ampuh sebagai pembasmi jamur, melamin juga dapat mempercantik tampilan lemarimu menjadi lebih indah dan menawan serta kedap air. Cairan melamin ini bisa kamu beli di toko bangunan terdekat. Dengan menggunakan media kuas atau semprotan kamu bisa menyemprotkan cairan melamin pada dinding lemari yang berjamur.

5. Gunakan Air Conditioner atau Bahan Penyerap Lembab

Air Conditioner

nono11429.staging-cloud.netregistry.net

Hal yang tak kalah ampuh dari cara membasmi pertumbuhan jamur adalah menggunakan bahan penyerap lembab dan bau. Cara penggunaanya hanya dengan meletakkan bahan tersebut ke dalam lemari pakaian atau dalam ruangan yang terasa lembab. Di pasaran, kini sudah terjual bebas beberapa bahan penyerap lembab yang ramah lingkungan. Sehingga tidak akan sulit jika kamu ingin mencari bahan tersebut. Mengggunakan Air Conditioner bisa jadi jalan alternatif jika bahan penyerap lembab masih sulit ditemukan.

6. Gunakan Cahaya dari Lampu TL

Lampu TL

ledtlverlichting.com

Suasana yang lembab terjadi biasanya terjadi pada saat ruangan kurang terhadap cahaya. yang berakibat pada pertumbuhan jamur. Cahaya yang dihasilkan oleh lampu TL berguna sebagai pengusir tumbuhnya jamur, sehingga Penggunaan lampu TL ini sangat disarankan jika dinding lemarimu mengalami kelembaban.

One Response

  1. ananta makmur 29 November 2016

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: